Kontak Perkasa Futures | Kayu Lapuk Bawa ke Sel Tahanan

Kayu Lapuk Bawa ke Sel Tahanan – Kontak Perkasa Futures

Kontak Perkasa Futures – Petugas Perhutani meminta bantuan Polsek Pagak, Malang, mengamankan seorang pria yang belakangan diketahui bernama Buamin. Buamin membawa kayu lapuk itu pulang ke rumahnya, Senin (22/10/2018).

Tiga kayu lapuk itu dibawa Buamin sudah setahun tergeletak di ladang garapan Buamin di kawasan hutan Perhutani. Kayu diangkut pelaku dengan motor Yamaha Vega tanpa dilengkapi nomor polisi.

Barang bukti diambil Buamin dari kawasan hutan Petak 4 RPH Sengguruh, Desa Tlogorejo, Pagak, Kabupaten Malang. Awalnya petugas Perhutani setempat mempergoki tersangka membawa batang kayu tersebut.

“Kasus merupakan penyerahan dari Perhutani. Kami menangani sesuai dengan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan oleh tersangka. Kini dalam proses penyidikan,” terang Kapolsek Pagak AKP Harnoko, Rabu (31/10/2018).

Kasus yang menimpa pria 53 tahun itu sempat diposting di facebook. Isi postingan itu menyebutkan bahwa kayu yang dibawa Buamin sudah setahun tergeletak di ladang garapan Buamin di kawasan hutan Perhutani. Postingan juga mencantumkan sepenggal kalimat ‘Begini ini kasus2 rakyat kecil yg jauh dari jangkauan para advokat berdasi’.

“Pelaku adalah warga yang juga menggarap lahan di kawasan Perhutani. Saat membawa kayu jenis Sono Keling tak disertai dokumen, dan akhirnya dilakukan penanganan hukum,” ungkap kapolsek.

Semua kayu yang dibawa Buamin sudah cukup lapuk. Penyitaan kemudian dilakukan bersama motor yang digunakan mengangkut sebatang kayu hasil pencurian.

“Saat penggeledahan, ditemukan batang kayu lain di rumah tersangka. Jenisnya sama Sono Keling. Dan tersangka mengakui, barang bukti diambil dari kawasan hutan milik Perhutani,” tegasnya.

Tiga batang kayu sono keling disita petugas memiliki panjang 60-120 cm berdiameter 15-25 cm dari tangan tersangka. Buamin disangka mencuri kayu jenis sono keling tanpa dilengkapi dokumen kepemilikan sah.

Perbuatannya melanggar Pasal 12 huruf E Jo Pasal 83 ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan hingga mengakibatkan kerugian sebesar Rp 10.237.000.

LBH Malang berencana memberikan pendampingan hukum terhadap Buamin. Upaya mewujudkan pun dilakukan dengan menemui tersangka serta penyidik.

“Kami tengah upaya kesana (advokasi), diawali dengan bertemu tersangka terlebih dahulu dan penyidik. Apakah sudah ada pendamping hukum atau tidak. LBH siap memberikan pendampingan kepada tersangka nantinya,” ujar Tim Advokasi LBH Malang, Satria M.A Marwan. – Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s