5 Langkah Hindari Pengaruh Negatif di Tempat Kerja

Kontak Perkasa Futures – Sebagian besar pekerja pasti pernah menghadapi permasalahan di kantor. Mulai dari perselisihan atau persaingan antarpegawai, politik kantor, dan lain sebagainya.

Jika Anda membiarkan pikiran dan lingkungan kerja dikelilingi hal negatif, itu akan memberi dampak buruk bagaikan ‘racun’ dalam kehidupan. ‘Racun’ di lingkungan kerja bisa mempengaruhi kestabilan emosional dan mental seseorang. Untuk menghindarinya, lakukan lima langkah berikut ini:

1. Sebar energi positif dengan berhenti mengeluh
Campus and Institutional Event Executive JobStreet Indonesia Satya Sultanudin mengatakan mengeluh sebenarnya manusiawi. Tapi jika terlalu sering dilakukan dapat menebar energi negatif di tempat kerja.

“Lebih parah lagi, energi negatif akan menyebar dengan mudah dan cepat. Apakah rekan kerja banyak mengeluh tapi tidak melakukan sesuatu untuk memecahkan masalah? Apakah Anda akan melakukan hal yang sama hanya supaya ‘diterima’?” tuturnya. Satya menjelaskan saat permasalahan muncul, seringkali para pekerja saling tunjuk dan mencari sesuatu yang bisa disalahkan. Ini adalah budaya menyebarkan ‘racun’ di tempat kerja yang harus dijauhi.

Selain tidak produktif, mengeluh dan mencari kesalahan tidak akan mendorong semangat dan akuntabilitas tim. Padahal, kedua unsur tersebut merupakan nilai penting dari seorang pekerja. Ketika seseorang terpapar energi negatif terus-menerus, sulit baginya untuk tidak terpengaruh. “Jika merasa pesimistis kemudian mengkritik pekerjaan dan tim, artinya Anda tidak berada di lingkungan yang kondusif,” ujarnya.

2. Jadilah penyemangat
Idealnya, Anda bekerja bersama rekan sejawat untuk mencapai satu tujuan. Namun, Anda harus menyadari apabila ternyata ada rekan kerja yang mempunyai agenda atau kepentingan pribadi yang merugikan tim.

“Jika menusuk dari belakang adalah sesuatu yang biasa terjadi di tempat kerja, mugkin tidak ada kepercayaan diantara kolega dan atasan. Akibatnya, semangat karyawan pun menurun sehingga berdampak buruk bagi kinerja perusahaan dan pekerja,” kata Satya. Sebab itu, belajarlah untuk menjadi penyemangat di dalam tim dan tumbuh lebih baik sebagai sebuah komunitas ketimbang berada di dalam keterasingan.

3. Membenahi manajemen
“Apakah atasan percaya penilaian Anda dan mendukung untuk bekerja secara mandiri? Atau, apakah atasan selalu mengawasi di setiap tahap pekerjaan? Jika jawabannya adalah yang kedua, Anda sedang dalam masalah,” ujar Satya.

Bekerja di dalam lingkungan yang selalu dikontrol dan terkekang akan meninggalkan keragu-raguan terhadap diri sendiri dan bakal mengikis rasa percaya seiring berjalannya waktu. Karena itu, harus ada budaya keterbukaan dan saling percaya dalam manajemen.

4. Bangun persahabatan
Sebagai manusia, tentunya kita semua butuh untuk saling terhubung dengan orang lain. Itu sebabnya kita perlu membangun dan menikmati hubungan sosial yang bermakna, terutama dengan rekan kerja. Untuk terhindar dari suasana ‘beracun’ di dalam kantor, cobalah introspeksi dan tanyakan pada diri sendiri, ‘Sudahkah Anda memiliki hubungan yang baik dengan teman-teman sejawat dan atasan?’

“Kita menghabiskan rata-rata delapan jam per hari, selama lima hari dalam sepekan bersama rekan sejawat. Kedekatan dengan kolega meningkatkan produktivitas dan menjaga kita tetap termotivasi. Jika punya masalah pergaulan dengan rekan kerja, Anda tidak akan menikmati waktu di kantor,” kata Satya.

5. Beri penghargaan
Penghargaan adalah salah satu ciri-ciri lingkungan kerja yang sehat. Kepemimpinan yang tak memberikan penghargaan pasti akan gagal mempertahankan bakat-bakat emas di perusahaannya. Demikian pula dengan kurangnya penghargaan di antara rekan kerja yang akan menimbulkan konflik dan kebencian. Semua itu pada akhirnya berkontribusi sebagai ‘racun’ di tempat kerja yang membuat suasana tidak kondusif – Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s